harry

harry
picture

Rabu, 27 Juni 2012

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI MATERI PERKALIAN BILANGAN YANG HASILNYA BILANGAN DUA ANGKA

JUDUL :PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI MATERI PERKALIAN BILANGAN YANG HASILNYA BILANGAN DUA ANGKA A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Terjadinya globalisasi dari berbagai perkembangan teknologi, komunikasi dan informasi sekarang ini yang semakin pesat dan memasyarakat dalam berbagai bidang sehingga membuat semakin berkembangnya berbagai alat-alat| yang semakin canggi pula yang berkembang dibidang komunikasi, transportasi, dan komunikasi. Berkembangan dalam berbagai bidang itulah yang turut mensuprot perkembangan berbagai bidang terutama dalam penunjangan perkembangan pendidikan. Di dalam dunia pendidikan keberadaan perkembangan teknologi sangat berperan penting dalam penunjangan peningkatan kemampuan peserta didik. Terlebih lagi keberadaan alat-alat teknologi Informasi baik melaluin ekektronik maupun non elektronik. Melalui informasi yang dapat dikemas melalui elektronik seperti komputer dan jaringan internet yang dapat dijadikan salah satu sarana yang menarik, efektif, dan efisien untuk digunakan guru sebagai pendidik maupun siswa sebagai peserta didik. Salah satu contoh yang dapat diterapkan yaitu penyampaian berbagai media belajar yang mengunakan sarana teknologi melalui komputer atau jaringan internet. Sasaran penggunaan media belajar untuk peserta didik mampu mencipatakan sesuatu yang menarik dan mampu memanfaatkan sesuatu yang telah ada untuk dipergunakan dengan bentuk dan variasi lain yang berguna dalam kehidupannya. Arief S. Sadiman ( 1984:6 ) mengatakan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti film, buku dan kaset . RE . Dari hal tersebut maka diharapkam peserta didik dengan mudah mengerti dan mamahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru kepada mereka. Berbagai perkembangan teknologi informasi yang merambah pada dunia pendidikan ini ini mampu mengubah Paradigma pembelajaran dewasa ini telah bergeser dari pembelajaran tradisional ke pembelajaran baru. Pergeseran pembelajaran itu dapat dilihat proses belajar yang semakin berorientasi pada kepentingan peserta didik dengan memanfaatkan multimedia sebagai sarana dalam pembelajaran (Suyanto,2007). Oleh karena itu, untuk pengaplikasian media pembelajaran secara teknologi Guru dituntut untuk memiliki kemampuan dalam bidang teknologi agar mampu mengoptimalkan media pembelajaran melalui teknologi. Disamping itu, guru harus memiliki kemampuan untuk mengubah proses belajar dari sekedar memberi informasi ke arah tukar menukar informasi. Selanjutnya proses pembelajaran harus memungkinkan siswa berpikir kritis dalam mengambil keputusan, sehingga akhirnya siswa mampu menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Aplikasi penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan pada semua jenis mata pelajaran terutama matematika. Hal tersebut dikarenakan Matematika dirasa lebih sulit untuk difahami dan dimengerti siswa. Oleh karena itu dibutuhkannya media pembelajaran yang menarik dengan mengunakan bantuan visualisasi teknologi komputer pengaplikasian pembelajaran matematika akan membantu ketercapaian kemampuan kognitif siswa Sekolah Dasar yang belum siap menerima hal yang abstrak menjadi lebih real, efisien dan menyenangkan. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan agar pembelajaran matematika dapat dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran pembelajaran berbasis teknologi. B. TUJUAN dan MANFAAT 1. Tujuan Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka tujuan penulisan ini adalah untuk merancang media pembelajaran matematika berbasis teknologi pada pokok bahasan perkalian bilangan yang hasilnya bilangan dua angka pada kelas II semester 2. 2. Manfaat Penulisan ini memberikan manfaat bagi pembelajaran matematika, disamping itu juga kepada peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran matematika. Berdasarkan pada tujuan diatas, maka manfaat dari media matematika berbasis Teknologi adalah dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran dan dapat memberikan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan kepada siswa. C. PEMBAHASAN 1. Pembelajaran Matematika a. Hakekat Pembelajaran Matematika di SD Menurut Johnson dan Rising (dalam Karso, 2007:1.39), mengatakan bahwa matematika adalah pola berpikir, pola mengorganisasikan pembuktian yang logik; matematika itu adalah bahasa, bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas dab akurat representasinya dengan simbul dan padat, labih berupa bahasa simbul mengenai arti daripada bunyi. Matematika adalah pengetahuan struktur yang terorganisasi, sifat sifat teori – teori dibuat secara deduktif berdasarkan kepada unsur yang tidak didefinisikan, aksioma, sifat atau teori yang telah dibuktikan kebenarannya. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa matematika merupakan suatu mata pelajran yang mengajarkan pola pikir, pola pembuktian yang logis sehingga matematika itu bisa menjadi ilmu yang pasti. b. Tujuan Pembelajaran Matematika di SD 1. Memahami konsep matematika dan menjelaskan keterkaitan antar konsep materi dan mengaplikasikan konsep tersebut atau algoritma secara luwes, akurat, efisien dan tepat dalam pemecahan masalah. 2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat melakukan manipulasi matematika dalam membuat suatu generalisasi dalam penyelesaian suatu masalah, menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. 3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi atau penyelesaian yang diperoleh. 4. Mengkomunikasikan gagasan atau ide peserta didik dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. 5. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah dengan ketrampilan dan pola pikir penyelesaian yang telah dimiliki peserta didik. Dari uraian diatas dapat disimpulkan, bahwa pelajaran matematika pada jenjang SD mempunyai tujuan yaitu dapat menumbuhkan dan mengembangkan ketrampilan berhitung sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari yang bersifat realita, mengembangkan dan menumbuhkan kemampuan peserta didik dan bersikap logis, kritis, cermat, kreatif dan disiplin. Sehingga, dapat dijadikan dasar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena ilmu matematika akan dipelajari sampai jenjang perguruan tinggi. Untuk mencapai tujuan tersebut, seharusnya pembelajaran matematika pada tingkat SD diajarkan dengan cara memberikan penekanan pada keterkaitan antara konsep-konsep matematika dengan pengalaman anak sehari-hari. C. Media Pembelajaran Pengertian media sangatlah luas, demikian juga fungsi dan penerapannya. Jika kita kaitkan dan diterpakan dengan pendidikan yang batasannya telah disebutkan diatas, maka media dapat diartikan sebagai berikut. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman, 2009:6). Association for Education and Communication Technology (AECT), dalam http://smapgri-amlapura.sch.id/latest/pengertian-media-pendidikan.html mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran pesan atau informasi. Menurut Gagne yang dikutip oleh Sadiman (2009:6) menyatakan bahwa “media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar”. Senada dengan itu, Briggs dalam Indriana (2011:14) berpendapat bahwa “media merupakan alat untuk memberikan perangsang bagi peserta didik supaya terjadi proses belajar”. Menurut pendapat beberapa tokoh di atas mengenai pengertian media dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan sarana yang digunakan untuk menyalurkan informasi dari pengantar kepada si penerima. Pengantar pesan yang dimaksud adalah tenaga pengajar atau pendidik, sedangkan penerima pesan adalah peserta didik, sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat peserta didik dalam belajar. Media memegang peranan penting dalam pembelajaran. Adapun fungsi media (Udin S. Winata Putra, dkk, 2005) yaitu : a. Sebagai sarana untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang lebih efektif. b. Mempermudah siswa menangkap tujuan dan bahan ajar. c. Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. d. Meletakkan dasar-dasar yang kongkret untuk berfikir. e. Dapat menampilkan obyek yang telalu besar. f. Dapat membawa obyek yang berbahaya atau sukar didapat ke dalam lingkungan belajar. g. Dapat membangkitkan motivasi belajar. Media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu: media visual, media audio, dan media audio visual. Menurut Hamalik (dalam Azhar Arsyad, 1996:2) menyatakan bahwa guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang media yang meliputi. 1. Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar. 2. Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. 3. Seluk-beluk proses belajar. 4. Hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan. 5. Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran. 6. Pemilihan dan penggunaan media pendidikan. 7. Beberapa jenis alat dan teknik media pendidikan. 8. Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran. 9. Usaha inovasi dalam media pendidikan. GAGASAN Kondisi Kekinian Pecetus Gagasan Pendidikan dapat dijadikan salah satu utama bagian utama dari kemajuan zaman. Melalui pendidikan yang baik akan tumbuh berbagai generasi yang berbobot sebagai tombak bagi kemajuan zaman. Oleh karena itu segala upaya harus dilakukan dalam mengembangan pendidikan agar lebih maju dan relevan yang disesuaikan dengan kebutuhan hidup. Salah satunya yaitu pendidikan dan teknologi informasi. Berkembangnya zaman pada era globalisasi ini menuntut berbaga pihak untuk mengembangkan dunia pendikan melalui teknologi. Bawasannya pada saat ini teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang keberadaannya mampu menunjang berbagai kebutuhan informasi untuk lebih mudah diketahui. Tidak hanya itu, melalui teknologi berbagai proses kegiatan pembelajaran dalam penyajian informasi juga dapat dikemas dengan lebih menarik dan konkrit secara visual sehingga dapat mempermuda siswa dalam memahami kajian materi yang dipaparkan. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat mengubah proses pembelajaran yang tadinya guru hanya menerangkan melalui ceramah tetapi melalui pembelajaran yang berbagis teknologi siswa akan lebih memahami secara real dalam bentuk visual yang dapat ditayangkan melalui tenggunaan komputer. Sedangkan pada kenyataannya yang kita jumpai dilapangan, proses pembelajaran pada umumnya masih jau dari aplikasi pengunaan teknologi. Hal tersebut dikarenakan karena belum terjangkaunya fasilitas, pendanaan, serta kemampuan guru dalam mengaplikasikan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Solusi yang Pernah ditawarkan Solusi yang ditawarkan dalam penunjangan proses pembelajaran supaya lebih real, visual, dan mudah difahami oleh peserta didik yaitu memberian fasilitas-fasilitas yang memadai sehingga perencanaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu sarana yang dapat penunjang dalam proses pembelajaran yang lebih baik dengan tujuan agar memperoleh hasil pembelajaran yang optimal pula. Hal tersebut dapat diaplikasikan denga pengunaan komputer dengan dengan mengunakan power point yang disertai dengan berbagai animasi yang menarik sesuai dengan pembelajaran yang terkait. Sedangkan Untuk para guru hendaknya diberikan pelatihan-pelatihan yang berbasis teknologi (pelatihan komputer). Pihak-pihak yang Dipertimbangkan dapat membantu Masih kurangnya sarana dan prasarana di dunia pendidikan Indonesia pada saat ini terutama di tingkat sekolah dasar. Serta kurangnya kesadaran pendidik dalam penggunaan media pembelajaran, terutama media matematika berbasis teknologi, maka perlu diadakannya penyuluhan bagi para pendidik dan calon pendidik tentang media matematika berbasis teknologi. Sehingga diperlukan peran serta dari instansi terkait, yaitu: 1. Pemerintah setempat terutama pemerintah kabupaten tempat sekolah berada untuk memberikan sumbangan sarana & prasarana yang berbasis teknogi sebagai menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik. 2. Para dewan guru beserta staf sekolah yang bersangkutan yang keberadaannya mampu menunjang agar dapat diterapkannya media pembelajaran berbasis teknologi. 3. Universitas PGRI Adi Buana sebagai kampus yang melahirkan calon pendidik yang baik. 4. Prodi PGSD sebagai prodi yang dapat melahirkan calon pendidik yang berkompeten, unggul dan berkarakter serta mampu menularkan ilmu pengetahuan kepada para pendidik yang sudah ada sebelumnya. Langkah-langkah Strategis Sebelum mengembangkan pembelajaran yang harus dilakukan terlebih dahulu yaitu; 1. Memilih dan menentukan materi pembelajaran yang akan diajarkan kepada para peserta didik. Pada kali ini materi ajar yang sudah dipilih oleh penulis adalah materi perkalian bilangan yang hasilnya bilangan dua angka pada kelas II semester 2. 2. Menentukan media pembelajaran berbagis teknologi yang akan digunakan. Penulis memilih untuk mengunakan sarana komputer dengan mengunakan mocrosoft power point sebagai pengaplikasiaan dari media pembelajaran yang akan dipaparkan kepada peserta didik. 3. Menyesuaikan tampilan sesuai dengan materi pembelajaran yang terkait. Dalam hal ini harus disesuaikan dengan tingkatan perkembangan perfikir anak yang sudah dipilih oleh penulis yaitu untuk kels II semester 2. Berikut ini berbagai gambar tampilan media pembelajaran yang akan diajarkan kepada siswa kelas II semester 2 dengan materi melakukan perkalia bilangan yang hasilnya dua angka. KESIMPULAN Gagasan yang diajukan Gagasan kreatif yang ingin penulis sampaikan adalah media pembelajaran berbasis teknologi yang menarik secara visual dan kongkrit yang disesuaikan dengan materi pembelajaran yang akan dipelajari oleh peserta mendidik. Sehingga anak sekolah dasar dapat menggunakan pembelajaran edukatif. Media pembelajaran matematika yang berbasis teknologi mudah untuk diaplikasikan, sehingga dapat lebih muda untuk digunakan oleh semua pihak pihak baik guru maupun siswa. Teknik implementasi Implementasi yang dilakukan yaitu dengan menciptakan media pembelajaran matematika berbasis teknologi yang dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Media pembelajaran ini memiliki pengemasan beberapa soal dalam bentu-bentuk yang menarik dengan disertai berbagai gambar,warna yang menarik, serta berbagai animasi suara gambar dan gerak yang menarik pula sehingga dari bentuk media pembelajaran ini diharapkan peserta didik dapat memahami materi pembelajaran lebih antusias dan menyenangkan. Manfaat Gagasan Manfaat yang diperoleh dari media pembelajaran yang ditawarkan oleh penulis antara lain: 1. Menyajikan media pembelajaran matematika yang menarik dengan mengunakan tayangan program Microsoft power point. 2. Menggunakan pemilihan warna yang beragam sehinggan menimbulkan kesan yang ceria. 3. Mengunakan berbagai animasi gambar, gerak dan suara yang menarik sehingga membuat peserta didik lebih antusias dalam mengikutu pembelajaran. 4. Memberikan motivasi dalam pembelajaran 5. Memberikan kesan dan bermakna dalam pembelajaran DAFTAR PUSTAKA Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada Sudjana, Nana dan Rivai, Ahmad. 2009. Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algensindo Sidi, Purnomo. 2008. MATEMATIKA III. Depdiknas (BSE) : Jakarta http://blog.tp.ac.id/pengembangan-media-pembelajaran-matematika-untuk-meningkatkan-pemahaman-bentuk-soal-cerita-bab-pecahan-pada-siswa-kelas-v-sdn-ngembung. Diakses pada 15 Desember 2011. http:/blog.um.ac.id /pengertian media pembelajaran berbasis it http://www.smp8cimahi.sch.id /media-pembelajaran-berbasis-it

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar